Kenapa Konspirasi Menarik

Senin pagi itu seperti kehilangan momok menakutkanya. Mungkin karena bertepatan dengan tanggal satu. Tanggal yang ditunggu - tunggu oleh sebagian orang, termasuk saya tentunya.

Perjalan pagi hari itu terasa lancar, udara terasa lebih segar, dan terasa lebih bersemangat. Rasa takut karena masih berada ditengah pandemi - pun perlahan sedikit terlupakan.

Saya sampai disebuah ruangan, berisikan beberapa meja dengan tumpukan kertas dan buku - buku yang tersusun rapi diatasnya. Ada juga diantaranya yang berantakan. Beberapa dari meja - meja itu sudah ditempati oleh sang pemilik yang namanya tertempel disisi depan.

Seperti janji - Nya bagi hamba - hamba - Nya yang mau berfikir. Sang Maha Pengatur selalu saja punya hal - hal kecil yang bisa mengelitik akal dan pikiran manusia bahkan kalau beruntung bisa menemukan pelajaran di dalamnya.

" pemerintah amerika itu sebenarnya udah tahu kalau pearl harbour itu akan di bom, tapi presidenya sengaja membiarkanya supaya bisa ikut dalam perang eropa. karena banyak yang menentang waktu itu amerika ikut perang."

" ah mana mungkin, itu kan karena mereka terlambat saja memecahkan kode serangan Jepang. Kalau lebih cepat pasti sudah diantisipasi. ”

" tapi nyatanya Amerika akhirnya ikut perang dan sukses besar ? "

Pagi - pagi sudah konspirasi saja."

“ dan katanya Inggris, Belanda, Soviet dan lain – lain sudah memberikan peringatan kalau akan ada serangan ke pearl harbour tapi yang berwenang seperti membiarkan saja ... "

 

Sungguh menarik obrolan pagi kedua rekan yang mejanya bersebelahan itu. memang bukan waktu dan tempat yang tepat untuk membahas teori konspirasi, namun setidaknya teori yang di bahas bukan teori - teori mainstream seperti iluminati, segitiga bermuda, alien, sunda empire, dan lain - lain. 

Kenapa konspirasi menarik ? kenapa konspirasi memiliki daya tarik tersendiri dalam setiap obrolan? 

Konspirasi atau teori konspirasi merupakan sebuah usaha yang dilakukan untuk menjelaskan sesuatu, sebuah rencana, atau serangkaian peristiwa yang terjadi disebabkan oleh sekelompok orang yang dilaksanakan secara diam - diam atau secara rahasia dengan mempunyai maksud tertentu. biasanya dengan tujuan jahat, walaupun tidak semuanya.

Teori konspirasi seringkali mengakibatkan banyak orang - orang terperdaya dan bisa mengaburkan fakta - fakta yang sebenarnya.

Hal menarik dari obrolan konspirasi adalah lawan bicara dalam obrolan itu tidak dapat membuktikan atau membantah secara kuat teori yang disampaikan lawan bicaranya dikarenakan fakta - fakta yang tersedia sangat sedikit dan terbatas.

Namun yang lebih menarik lagi, bahkan lawan bicara yang melemparkan teori ini sekalipun tidak dapat membuktian teorinya itu memang ada atau tidak pernah ada. 

Ini biasanya disebut dengan fallacy shifting of the burden of proof, yaitu orang menyatakan suatu pernyataan tidak dapat membuktikan pernyataanya sendiri.

Sehingga dalam obrolan ini, kedua lawan bicara ini sama - sama tidak dapat membuktikan bahwa teori itu memang nyata dan tidak pula dapat membuktikan bahwa teori itu tidak ada.

Kraken
Contohnya pada teori makhluk bernama kraken, yaitu seekor gurita atau cumi - cumi raksasa ditengah lautan yang suka menenggelamkan kapal para pelaut.

Para penganut konspirasi akan mengatakan makhluk itu benar - benar ada, namun disembunyikan dengan maksud tertentu.

Akan tetapi ketika disuruh membuktikan, mereka tidak bisa membuktikanya karena memang belum ada yang melihat secara jelas dan langsung.

Sebaliknya banyak orang yang menganggap makhluk itu fiksi karena hal yang sama, yaitu belum ada yang secara jelas dan langsung melihatnya.

Namun mereka juga tidak bisa membuktikan itu tidak pernah ada karena pernah ditemukan cumi - cumi atau gurita yang berukuran sangat besar, sehingga membuka lagi peluang makhluk itu memang ada.

Baca JugaSeekor Kecoa Terbang

Karena itu obrolan konspirasi selalu menarik, karena dipenuhi dengan imajinasi - imajinasi liar, terlepas dari hal itu memang nyata atau hanya khyalan semata.

Jadi kembali lagi ke pilihan kita, mau menganggap konspirasi sama seperti membaca cerita fiksi atau justru menjadikan konspirasi sebagai alternatif jawaban dari sebuah pertanyaan.

Make your own choice.

Artikel Selanjutnya Artikel Sebelumnya
No Comments :
Add a Comment
Comment url
Related Post :
Rubrik