Bagaimana Jika Tergugat Tiba - Tiba Hadir di Tahap Akhir Persidangan


Setelah beberapa kali dipanggil secara resmi dan patut oleh pengadilan, pihak tergugat tidak pernah memenuhi panggilan untuk hadir di persidangan. Majelis hakim memutuskan untuk melanjutkan pemeriksaan tanpa hadirnya tergugat dengan hanya mendengarkan keterangan dari pihak penggugat. Ketika pemeriksaan memasuki tahap kesimpulan, tergugat yang tidak pernah datang tiba - tiba hari itu hadir di persidangan. 

Bagaimana yang terjadi dengan proses persidangan ? Apakah tergugat boleh mengikuti persidangan ?

Perma No 1 Tahun 2016 Tentang Prosedur Mediasi

Pasal 3 : (1) Setiap Hakim, Mediator, Para Pihak dan/atau kuasa hukum wajib mengikuti prosedur penyelesaian sengketa melalui Mediasi. (3) Hakim Pemeriksa Perkara yang tidak memerintahkan Para Pihak untuk menempuh Mediasi sehingga Para Pihak tidak melakukan Mediasi telah melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai Mediasi di Pengadilan.

Pasal 4 : (1) Semua sengketa perdata yang diajukan ke Pengadilan termasuk perkara perlawanan (verzet) atas putusan verstek dan perlawanan pihak berperkara (partij verzet) maupun pihak ketiga (derden verzet) terhadap pelaksanaan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap, wajib terlebih dahulu diupayakan penyelesaian melalui Mediasi, kecuali ditentukan lain berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung ini.

Beberapa pasal diatas menunjukan Peraturan Mahkamah Agung No 1 Tahun 2016 mengisyaratkan agar setiap pemeriksaan perkara yang diajukan ke Pengadilan harus dilaksanakan prosedur mediasi. Bahkan hakim pemeriksa perkara dianggap telah melnggar ketentuan perundang - undangan apabila tidak memerintahkan untuk melakukan mediasi.

Baca Juga : Pembuktian Perkara Verstek Perceraian, Perlukah ?

Oleh karena itu, dikarenakan sebelum memutus perkara wajib terlebih dahulu diupayakan mediasi dan kedua belah pihak harus didengar keteranganya, maka ketika pihak tergugat yang tidak pernah datang tersebut tiba - tiba hadir, maka pihak tergugat diperbolehkan untuk mengikuti persidangan, meskipun sudah sampai tahap kesimpulan sekalipun.

Proses pemeriksaan akan dilanjutkan dengan upaya perdamaian di mediasi, kemudian jawab menjawab, kesimpulan, musyawarah majelis hakim, hingga pembacaan putusan.

  


Artikel Selanjutnya Artikel Sebelumnya
Related Post :
Peradilan Agama